Pesawat jenis Airbus tipe A-330 yang mengangkut 195 penumpang tersebut terjatuh lantaran mengalami downdraft atau pergerakan udara yang menurun tiba-tiba sehingga menyebabkan pesawat langsung jatuh dan terbakar. Sedikitnya ada 5 mobil pemadam kebakaran yang terlihat di lokasi. Belasan mobil ambulan juga datang dan pergi membawa korban puluhan korban selamat.
Kejadian
kecelakaan pesawat tersebut merupakan bagian dari kegiatan simulasi
Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) ke-88 yang digelar oleh PT Angkasa
Pura I Bandara Internasional Juanda yang tujuannya adalah untuk menguji
kesiapan seluruh instansi terkait dalam penanganan bencana di bandara.
“Simulasi ini diadakan untuk menguji kesiapan seluruh instansi terkait
penanganan bencana. Juga untuk menguji kehandalan serta kemamuan seluruh
personel,” ungkap Yuwono, General Manager Bandara Juanda dalam
rilisnya, Kamis (02/06).Seluruh personel yang ada dilibatkan dalam penanganan cepat tersebut. diantaranya unsur TNI, Polri, tim kesehatan, hingga otoritas Bandara Juanda. Yakni mulai dari penanganan kebakaran badan pesawat, penyelamatan korban luka, evakuasi korban hingga identifikasi.
“Dengan
adanya kegiatan pelatihan ini, diharapkan mampu meningkatkan kualitas
serta pelayanan di Bandara Internasional Juanda Surabaya, khususnya
dalam rangka penanganan bencana serta antisipasi peluang ancaman yang
mampu mengganggu proses penerbangan,” pungkasnya.(kur)Keterangan gambar: Simulasi Penanggulangan Keadaan Darurat di Bandara Internasional Juanda. (bawah) Petugas keamanan dari bandara dan TNI menangkap warga yang mencoba mencuri di lokasi simulasi.(foto: kurniawan)
No comments:
Post a Comment